adf.ly

Jumat, 17 Juli 2009

Cerita Ngentot Cewek Bugil Toket na gede Di entot sama Tukang Bangunan BAG : 2

Cerita Ngentot Cewek Bugil  Toket na gede Di entot sama Tukang Bangunan BAG : 2
Ini adalah sesi Kedua Setelah Cerita Ngentot Cewek Bugil Toket na gede Di entot sama Tukang Bangunan BAG : 1.
Selamat Menikmatin ..

Sampai suatu hari, saya sedang libur dan suami saya tetap ke kantor. Pagi itu setelah mengantar Bang Zukri sampai ke depan gerbang, saya pun masuk ke rumah. Sebenarnya perasaan saya sedikit tidak enak di rumah sendirian karena lingkungan kami yang sepi. Sampai ketika beberapa saat kemudian Om Joko dan dua orang temannya datang untuk meneruskan kerjanya. Dia tampak cukup terkejut melihat saya ada di rumah, karena saya tidak bilang sebelumnya bahwa saya libur.

“Eh, kok Neng Tiwi nggak berangkat kuliah..?”
“Iya nih Om Joko, lagi libur..” jawab saya sambil memNengakan pintu rumah.
“Kalo gitu saya mau nerusin kerja di belakang Neng..” katanya.
“Oh, silahkan..!” kata saya

Cerita ngentot Dewasa
Tidak lama kemudian mereka masuk ke belakang, dan saya mengambil sebuah majalah untuk membaca di kamar tidur saya. Namun ketika baru saja saya mau menuju tempat tidur, saya lihat melalui jendela kamar Om Joko sedang mengganti pakaiannya dengan pakaian kotor yang biasa dikenakan saat bekerja. Dan alangkah terkejutnya saya menyaksikan bagaimana Om Joko tidak menggunakan pakaian dalam. Sehingga saya dapat melihat dengan jelas otot tubuhnya yang bagus dan yang paling penting kontol nya yang sangat besar jika dibandingkan milik suami saya.


Saya seketika terkesima sampai tidak sadar kalau Om Joko juga memandang saya. “Eh, ada apa Neng..?” katanya sambil menatap ke arah saya yang masih dalam keadaan telanjang dan saya lihat kontol itu mengacung ke atas sehing terlihat lebih besar lagi. Saya terkejut dan malu sehingga cepat-cepat menutup jendela sambil nafas jadi terengah-engah. Seketika diri saya diliputi perasaan aneh, belum pernah saya melihat laki-laki telanjang sebelumnya selain suami, bahkan jika sedang berhubungan sex dengan suami saya, suami masih menutupi tubuh kami dengan selimut, sehingga tidak terlihat seluruhnya tubuh kami.

Saya mencoba mengalihkan persaan saya dengan membaca, tetapi tetap saja tidak dapat hilang. Akhirnya saya putuskan untuk mandi dengan air dingin. Cepat-cepat saya masuk ke kamar mandi dan mandi. Setelah selesai, saya baru sadar saya tidak membawa handuk karena tadi terburu-buru, sedangkan pakaian yang saya kenakan sudah saya basahi dan penuh sabun karena saya rendam. Saya bingung, namun akhirnya saya putuskan untuk berlari saja ke kamar tidur, toh jaraknya dekat dan para tukang bangunan ada di halaman belakang dan pintunya tertutup. Saya yakin mereka tidak akan melihat, dan saya pun mulai berlari ke arah kamar saya yang pintunya terNenga.

Namun baru saya akan masuk ke kamar, tubuh saya menabrak sesuatu hingga terjatuh. Dan alangkah terkejutnya, ternyata yang saya tabrak itu adalah Om Joko.

“Maaf Neng.., tadi saya cari Neng Tiwi tapi Neng Tiwi nggak ada di kamar. Baru saya mau keluar, eh Neng tiwi nabrak saya..” katanya dengan santai seolah tidak melihat kalau saya sedang telanjang bulat.
Saya begitu malu berusah bangkit sambil mentupi dada dan bagian bawah saya.

Namun Om Joko segera menangkap tangan saya dan berkata, “Nggak usah malu Neng.., tadi Neng juga udah ngeliat punya saya, saya nggak malu kok..” “Jangan Pak..!” kata saya, namun Om Joko malah mengangkat saya ke arah halaman belakang menuju dua orang temannya. Saya berusaha memberontak dan berteriak, tapi Om Joko dengan santainya malah berkata, “Tenang aja Neng.., di sini sepi. Suara teriakan Neng nggak bakal ada yang denger..” Melihat tubuh telanjang saya, kedua teman Om Joko segera bersorak kegirangan. “Wah, bagus betul ni tetek..” kata yang satu sambil membetot dan meremas payudara saya sekeras-kerasnya.”Tolong jangan perkosa saya, saya nggak bakalan lapor siapa-siapa…” kata saya. “Tenang aja deh kamu nikmati aja…” kata teman Om Joko yang badannya sedikit gendut sambil tangannya meraba bulu kemaluan saya, sedang Om Joko masih memegang kedua tangan saya dengan kencang.

Tidak berapa lama kemudian saya lihat ketiganya mulai melepas pakaian mereka. Saya melihat tubuh-tubuh mereka yang mengkilat karena keringat dan kontol mereka yang mengacung karena nafsunya. Dengan cepat mereka membaringkan tubuh saya di atas pasir. Kemudian Om Joko mulai menjilati kemaluan saya.
“Wah.., 
memek nya wangi loh..” katanya.

Saya segera berontak, namun kedua teman Om Joko segera memegangi kedua tangan dan kaki saya. Yang botak memegang kaki, sedangkan yang gendut memegang kedua tangan saya sambil menghisap puting susu saya. Tidak berapa lama kemudian Om Joko mulai mengarahkan kontolnya yang b
esar ke lubang memek saya. Dan ternyata, yang tidak saya duga sebelumnya, rasanya ternyata sangat nikmat. Benar-benar berbeda dengan suami saya. Namun karena malu, saya terus berontak sampai Om Joko mulai mengoyangkan kontolnya dengan gerakan yang kasar, tapi entah kenapa saya justru merasa kenikmatan yang luar biasa, sehingga tanpa sadar saya berhenti berontak dan mulai mengikuti irama goyangnya.

Bersambung : Cerita Ngentot Cewek Bugil Toket na gede Di entot sama Tukang Bangunan BAG : 3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar